Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim
SB, PALANGKA RAYA – Memasuki masa peralihan menuju musim kemarau, masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang mulai meningkat di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. Kondisi cuaca yang semakin panas dan lingkungan yang mengering dinilai dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim, meminta warga menghindari kebiasaan membakar sampah di area terbuka karena berisiko memicu kebakaran lahan maupun permukiman.
Menurutnya, banyak kasus kebakaran berawal dari api kecil yang tidak diawasi hingga akhirnya merembet ke area yang lebih luas. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang melibatkan api selama musim kemarau.
“Cuaca yang mulai panas membuat risiko kebakaran semakin tinggi. Karena itu masyarakat harus lebih waspada dan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan,” ujarnya.
Selain itu, ia mengimbau warga untuk selalu memastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Ketersediaan alat pemadam sederhana seperti air atau pasir juga dinilai penting sebagai langkah awal penanganan apabila terjadi kebakaran skala kecil.
Arif berharap kesadaran masyarakat dapat menjadi faktor utama dalam mencegah munculnya titik-titik kebakaran selama musim kemarau. Dengan kewaspadaan bersama, risiko kebakaran yang dapat mengancam lingkungan, lahan, maupun permukiman warga di Kota Palangka Raya dapat diminimalkan. (sb/*)